Hari-hari ini semua orang menuduh outlet berita arus utama bias. Fox News, seperti yang kita ketahui, dianggap sebagai tolok ukur penyiaran berita konservatif. Di sisi lain, MSNBC telah berkembang, khususnya dalam beberapa tahun terakhir, sebagai tanggapan langsung kaum liberal terhadap Fox News. Di web, kami menemukan Laporan Drudge di satu sisi dan Huffington Post di sisi lain. Dan, tentu saja, kita tidak bisa melupakan bias yang nyata atau yang dirasakan terkait dengan "media liberal" lainnya, seperti New York Times, CNN, dan siapa pun. Karena itu, penting bagi mereka yang mengikuti berita untuk memahami teknik-teknik halus yang digunakan media untuk membuat bias konsumen mereka. Daftar berikut ini mengidentifikasi teknik paling umum yang mencoba membengkokkan pemirsa dan pembaca berita ke sudut pandang tertentu. Mereka adalah sebagai berikut:
5) Fakta yang dirasakan dan fakta aktual
Apa saja fakta cerita tersebut? Cerita yang paling tidak bias hanya menggambarkan fakta, yaitu siapa, apa, mengapa, kapan, di mana, dan bagaimana. Untuk menambah cerita, seorang reporter dapat menyertakan laporan saksi mata atau pendapat ahli. Namun, dalam banyak kasus, outlet berita akan menayangkan cerita berdasarkan serangkaian fakta yang dirasakan. Ingat, fakta adalah konkret dan tidak berubah kecuali dipengaruhi oleh fakta lain. Pendapat umum paling sering dikacaukan dengan fakta, seperti "MSNBC dan Fox News adalah organisasi berita yang sangat bias."
4) Sumber dan "ahli"
Siapa yang dikutip dalam cerita? Sumber saksi mata adalah yang paling kredibel. Namun, dalam banyak kasus, dengan tidak adanya sumber saksi mata, outlet berita akan beralih ke ahli untuk membantu menjelaskan makna fakta dalam cerita. Bagaimana seseorang dapat mengidentifikasi apakah seorang ahli adalah seorang ahli? Atau apakah "ahli" punya agenda? Mungkin contoh terbaik dari tenaga non-ahli adalah politisi. Sebuah cerita tentang perubahan iklim, misalnya, mungkin termasuk kesaksian "ahli" dari seorang politisi. Namun, jika politisi tersebut tidak berasal dari latar belakang profesional atau akademis yang mempelajari ilmu iklim, kemungkinan outlet berita lebih tertarik untuk mendukung atau mendiskreditkan argumen yang diberikan dalam debat yang lebih luas tentang perubahan iklim.
3) Pilihan kata
Pilihan kata mungkin merupakan teknik yang paling halus dan manipulatif untuk membuat bias pemirsa. Reporter terbaik tetap menggunakan bahasa yang sederhana dan jelas untuk mengomunikasikan fakta dalam sebuah cerita. Karena ada banyak trik linguistik yang digunakan reporter untuk mengomunikasikan bias secara implisit, trik semacam itu mungkin sulit diidentifikasi dalam lingkungan menonton yang pasif, seperti berita TV. Contoh terbaik adalah implikasi yang umum digunakan bahwa mayoritas besar dalam demografi tertentu memiliki pendapat yang sama, misalnya: "orang Amerika percaya..." atau "banyak orang mengatakan..."
2) Penghilangan konteks
Pembelaan yang paling sering dikutip untuk mereka yang dihukum oleh media adalah "Saya dibawa keluar dari konteks ..." Memang, mengingat pelaporan hari ini, mereka mungkin benar. Cuplikan dari pidato atau sumber lain dengan mudah dirangkai dalam serangkaian kutipan yang dapat menuduh atau membebaskan pendapat individu atau organisasi.
1) Pemilihan cerita
Lihat headline, baca cerita. Ada banyak outlet berita yang hanya menayangkan berita yang meragukan satu filosofi politik dan/atau menopang filosofi mereka sendiri. Sangat menarik untuk memeriksa situs tersebut dan mengidentifikasi teknik yang mereka pilih untuk mempengaruhi pembaca dan pemirsa. Apakah berita utama sensasional? Apakah semuanya cenderung mengarah ke satu arah? Yang paling penting, apakah cerita-cerita itu layak diberitakan atau apakah mereka mencoba membuat kontroversi? selisik.com